Jumat, 06 Mei 2011

METODE INFEKSI VIRUS

Ada banyak cara yang dilakukan oleh virus dalam menginfeksi program induk. berikut ini metode - metode infeksi yang umum digunakan. Sebuah virus dapat mempunyai satu atau lebih metode infeksi.
  1. Overwriting 
  2. Appending
  3. Prepending
  4. Disk Infector

Macro ToolsMacro

Macro ini akan dijalankan oleh aplikasi Microsoft Word, bila anda memilih menu tools, macro dan dilanjutkan klik menu Macros. pada asalnya, macro ini berisi perintah dalam bahasa basic yaitu :

Dialogs(wdDialogToolsMacro).Show

Virus - virus macro sering menggunakan macro ini untuk memblok pengaksesan kotak dialog Macros. Caranya dengan memberi perintah yang berbeda dengan perintah di atas pemilihan menu tools tidak menampilkan kotak dialog Macros. Tujuannya adalah agar source dari virus macro tersebut tidak dapat diketahui dan dimodifikasi. Sebagianbesar virus macro mempunyai rutin ini. salah satu contohnya adalah virus Macro.Word.Bukit  yang merupakan Made in Indonesia. saat diakses menu Tools>Macro>Macros  akan dinlok dan diganti dengan menampilkan pesan :

Critical Error
Internal error was occured in module
UNIDRV.DLL
please contact Microsoft Product
Support.

Tentu saja pesan tersebut ditujukan untuk mengecoh seorang user yang akan mengira bahwa telah terjadi error atau bug pada prgram Microsoft Word, sesungguhnya ini hanya trik dari virus macro tersebut. 

Cara Menghilangkan virus macro

Cara Sederhana menghilangkan virus macro pada dokumen Word yang telah terinfeksi adalah dengan menggunakan fasilitas Organizer yang disediakan oleh Microsoft Word itu sendiri. pilih saja menu
Tools > Macro > Macros  Atau Dengan menekan tombol Alt +F8  sehingga tampil kotak dialog macro. tekan tombol organizer, tekan tombol "Close File" dan tentukan file dokumen word yang terinfeksi virus macro. setelah itu, tekan tombol "Delete" untuk menghapus macro yang ada pada dokumen word tersebut. selanjutnya, simpan lagi.


Akan tetapi, biasanya virus macro telah memblok akses untuk menampilkan  kotak dialog macro in, Untuk mengatasinya, carilah file Normal.dot dan hapuslah file tersebut.

MACRO FILE SAVE

Bila Anda menekan menu file, kemudian menu Save, ini sama artinya dengan memberi perintah kepada Microsoft Word untuk menjalankan macro FileSave, yaitu perintah untuk melakukan penyimpanan dokumen. pada dokumen yang terinfeksi virus yang memiliki nama macro FileSave, isi perintah macro FileSave ini tentu bukan lagi melakukan penyimpanan dokumen. Isi perintahnya bisa jadi telah dibelokan sesuai kepentingan virus macro tersebut. beberapa Contoh virus :  Macro.Word.Catch, Macro.Word.GreenPeace, Dan sebagainya.

Macro FileSaveAs
Serupa dengan  macro yang telah dijelaskan sebelumnya yaitu macro FileSave Sebagian virus yang salah satu macronya adalah macro FileSaveAs yaitu : virus Macro.Word.AntiAvs, Macro.Word.Armadillon, Macro.Word.Bishkek, dan lain - lain.

MACRO FILE NEW

Seperti macro FileOpen, macro dengan FileNew akan dijalankan oleh Microsoft Word pada saat user menekan menu file diikuti menu new. seperti kita keahui, macro ini pada asalnya adalah perintah untuk membuat dokumen yang baru. Pada dokumen yang terinfeksi virus yang memiliki macro ini, M. Word tidak menjalankan macro FileNew bawaannya. Yang dijalankan adalah macro FileNew milik si virus macro tersebut. contohnya adalah virus Macro.Word.Color yang juga dikenal dengan rainbow atau Color Changer. Virus ini menunggangi macro FileNew untuk menginfeksi dokumen word yang lain. Virus macro yang lain yang memanfaatkan macro FileNew adalah Macro.Word97.Opey, macro.Word97.Techno, Macro.Word.Louvado, Macro.Word.JackWild, dan masih banyak lagi.